Ini Jenis Jenis Ikan Air Tawar Tidak Bersisik

Ini Jenis Jenis Ikan Air Tawar Tidak Bersisik

Indonesia menjadi salah satu negara dengan keanekaragaman budaya dan kekayaan alam yang tinggi, juga menjadi pusat penyebaran satwa liar, langka dan unik, bahkan tidak ditemui di negara lain.

Fakta ini juga tidak terlepas dari dukungan faktor alam yang ada di tanah air, misalnya dari sektor perairan. Hewan laut, danau dan sungai menjadi suatu kebanggaan, yang patut kita apresiasi setiap saat.

Bila kita berbicara mengenai air tawar atau payau, ada belasan bahkan puluhan jenis ikan air tawar yang sering kita jumpai, baik ketika berada di pasar, maupun pusat perbelanjaan. Selain untuk bahan konsumsi, juga dijadikan sebagai hewan hias di rumah.

Salah satu pembeda dari sekian banyak ikan di air tawar ialah, ada yang bersisik dan ada yang tidak. Nah, Pada kesempatan ini, kami telah merangkum beberapa jenis ikan air tawar tidak bersisik, untuk pembaca semua, yang dilansir dari website Memancing :

Ini Jenis Ikan Air Tawar Tidak Bersisik

Ini Jenis Ikan Air Tawar yang Tidak Bersisik

1. Lele

Ikan lele adalah salah satu ikan air tawar yang paling terkenal di Indonesia, penyebarannya hampir ada di seluruh pelosok negeri. Ciri-ciri utamanya adalah berkumis dan memiliki tubuh yang licin dan tidak bersisik.

Ikan ini memiliki sirip memanjang dan bersatu hingga ke ekor, kerak kepalanya keras, mata kecil dan mulutnya yang besar. Ikan lele berhabitat di air yang mengalir lambat, rawa, waduk, sawah hingga parit atau sekolah pembuangan.

Ikan lele tergolong Nokturnal, atau lebih aktif mencari mangsa pada malam hari. Ketika siang, ia biasanya berdiam diri dan berlindung di tempat-tempat yang gelap, misalnya lubang-lubang kecil atau lekuk-lekuk air yang kelam.

Dewasa ini, membudidayakan ikan lele menjadi salah satu peluang usaha yang potensial, dan cukup gampang dilakukan. Kamu bisa mengimplementasikannya di perairan yang menggenang, kolam maupun tebat.

Untuk jenisnya, terdapat sekitar 55-60 jenis spesies ikan lele yang tersebar di seluruh dunia, dan ada sekitar 20 jenis yang berkembang di Asia Tenggara, yang mayoritas baru dikenal dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Jika kamu tertarik untuk memburunya secara manual, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa-apa saja Umpan Ikan Lele yang ampuh dan jitu, baik dari bahan alami maupun berdasar resep racikan.

2. Patin

Patin merupakan salah satu ikan populer di Indonesia, baik dari segi kuliner, maupun ikan hias di akuarium. Bentuk fisiknya yang lucu, tidak bersisik dan rasanya yang enak ini, menjadikan ikan patin diburu setiap harinya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ikan ini masih satu keluarga dengan Lele, tubuhnya licin, basah dan berlendir. Tekstur dagingnya juga lembut, baik sebelum maupun sesudah dimasak. Soal gizi, ikan patin memiliki kandungan DHA dan Omega 3 yang tinggi, sehingga cocok bagi anak-anak, ibu hamil, dan orang tua.

3. Belut Sawah

Ikan air tawar tidak bersisik selanjutnya adalah belut sawah. Mungkin banyak yang bertanya-tanya, apakah hewan mirip ular ini adalah jenis ikan? Jawabannya Ya. Belut sawah adalah ikan yang tergabung dalam suku Synbranchidae.

Selain tidak bersisik, ciri-ciri belut lainnya diantaranya bertubuh licin dan berlendir dari kepala hingga ekor, berdiameter lingkar, berwarna cokelat kehitaman dan bersarang di lubang-lubang yang mudah ditemukan di sekitaran sawah, parit, ataupun rawa-rawa.

Belut memiliki nilai ekonomi dan biologis yang tinggi. Selain itu, juga dijadikan sebagai indikator terhadap keadaan suatu lingkungan. Karena pasalnya, bila di suatu habitat tidak lagi ditemukan belut, maka bisa dikatakan lingkungan tersebut sudah tercemar parah.

Pola pernafasannya sama dengan ikan gabus, yakni mengambil udara secara langsung ke permukaan air. Dan juga, belut bisa bertahan berbulan-bulan di dalam lubang yang dipenuhi air.dengan catatan lokasinya tetap basah.

4. Baung

Selanjutnya adalah ikan Baung. Ikan ini berhabitat dan mudah ditemukan di sungai, danau, rawa dan sawah. Di Indonesia, terdapat perbedaan nama untuk ikan ini, diantaranya Tagih, Bawon, Senggal dan lain-lain.

Ikan ini terkesan unik, karena memiliki duri (patil) di samping kiri dan kanan kepalanya, yang jika terkena tubuh kita bisa berdarah dan rasanya sangat sakit. Selain itu, ikan ini juga licin dan memiliki tulang kepala yang keras dan kasar.

Ikan Baung tergolong Nokturnal, yakni lebih bering beraktivitas seperti mencari makan atau kawin di malam hari. Di sisi lain, Baung juga tergolong Omnivora, yakni pemakan segalanya, sehingga umpan memancing baung sangat banyak dan bervariasi.

5. Lundu

Ikan Air Tawar tanpa sisik selanjutnya bernama Lundu, di beberapa daerah juga disebut sebagai ikan ririgi, kating, libere, ndaringan, senggiringan, dan tendon. Ikan ini rata-rata berukuran dua jari manusia dan berwarna merah terang.

Secara keseluruhan, ikan Lundu memiliki kesamaan dengan Baung, mempunyai 3 duri di kiri-kanan kepala dan bagian punggung, serta kulit kepala yang keras dan kasar. Habitat utama ikan Lundu ini adalah di rawa-rawa, sungai dan sawah.

Di kampung saya, paling mudah ditemukan di bekas lobang galian masyarakat yang mencari emas di tanah dan telah ditinggal lama. Sehingga ketika banjir atau terjadi genangan, ikan Lundu akan berpindah tempat.

Demikian informasi singkat mengenai 5 Jenis Ikan Air Tawar Yang Tidak Bersisik dan paling banyak dikonsumsi di Indonesia menurut Fedame.org. Semoga apa yang saya infokan di atas bisa memberi manfaat, dan bisa menambah wawasan kita semua. Terima kasih.

You May Also Like

About the Author: Fedame

Orangnya kurus, hobinya utek-utek, suka musik, kebiasaannya mengaji, rajin beribadah, menantu idaman dan calon Ayah andalan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mohon maaf, konten dilindungi.